Halaman

Tampilkan postingan dengan label kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kajian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Februari 2012

NIKAH SYAR'I, NIKAH MENUAI BERKAH INSYAALLAH

Penulis: Al-Ustadz Abu Ishaq Muslim
Proses mencari jodoh dalam Islam bukanlah “membeli kucing dalam karung” sebagaimana sering dituduhkan. Namun justru diliputi oleh perkara yang penuh adab. Bukan “coba dulu baru beli” kemudian “habis manis sepah dibuang”, sebagaimana jamaknya pacaran kawula muda di masa sekarang.
Islam telah memberikan konsep yang jelas tentang tatacara ataupun proses sebuah pernikahan yang berlandaskan Al-Qur`an dan As-Sunnah yang shahih. Berikut ini kami bawakan perinciannya:

1. Mengenal calon pasangan hidup
Sebelum seorang lelaki memutuskan untuk menikahi seorang wanita, tentunya ia harus mengenal terlebih dahulu siapa wanita yang hendak dinikahinya, begitu pula sebaliknya si wanita tahu siapa lelaki yang berhasrat menikahinya. Tentunya proses kenal-mengenal ini tidak seperti yang dijalani orang-orang yang tidak paham agama, sehingga mereka menghalalkan pacaran atau pertunangan dalam rangka penjajakan calon pasangan hidup, kata mereka. Pacaran dan pertunangan haram hukumnya tanpa kita sangsikan.
Adapun mengenali calon pasangan hidup di sini maksudnya adalah mengetahui siapa namanya, asalnya, keturunannya, keluarganya, akhlaknya, agamanya dan informasi lain yang memang dibutuhkan. Ini bisa ditempuh dengan mencari informasi dari pihak ketiga, baik dari kerabat si lelaki atau si wanita ataupun dari orang lain yang mengenali si lelaki/si wanita.

Jumat, 06 Januari 2012

Waspadailah syiah ...

MUI: Syiah Aliran Sesat, Umar Shihab Berbicara Atas Nama Pribadi
Pernyataan menggegerkan Ketua MUI Pusat, Umar Shihab, bahwa aliran Syiah tidak sesat mendapat kirik tajam dari Profesor Baharun, selaku Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan MUI Pusat. Menurutnya, ucapan Umar Shihab bersifat pribadi dan tidak bisa mengatasnamakan MUI.

“Umar Shihab itu berbicara atas nama pribadi. Karena kalau atas nama lembaga, sejak awal MUI tahun 1985 sudah menyatakan kewaspadadan terhadap syiah,” katanya kepada Eramuslim.com, Selasa, (3/01/2012).

Selanjutnya Prof Baharun juga membantah pernyataan Umar Shihab bahwa MUI tidak pernah mengeluarkan fatwa kesesatan Syiah. Ia mengatakan ketika Syiah belum menyebar di Indonesia pun MUI sudah membuat fatwa mewaspadai Syiah. Bahkan setelah aliran-aliran sesat bermunculan, MUI sudah membuat 10 kriteria aliran sesat. “Setidak-tidaknya dari 10 kriteria itu, lima kriteria masuk kepada Syiah,” tambahnya.

Sepuluh Kriteria sesat itu adalah:
1. Ingkar terhadap Rukun Iman dan Rukun Islam
2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai Dalil Syar'i (Al Qur'an dan As Sunah)
3. Meyakini turunnya wahyu setelah Al Qur'an

Senin, 02 Januari 2012

Silsilah Keutamaan Ilmu (2)



Sobat muslim kita lanjutkan bahasan kita tentang keutamaan menuntut ilmu.
Setelah memuji Allah dengan sebaik-baik pujian, kemudian bershalawat kepada rasulNya – shallallahu ‘alaihi wassalam, kita lanjutkan keutamaan ilmu berikutnya yaitu:

3. Ilmu melahirkan rasa takut akan Allah:
Allah – subhana wata’ala – berfirman :

قَالَ اللهُ تَعَالَي : " إِنَّمَا يَخْشَي اللهُ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ " (فَاطِرْ : 28 )

Artinya : "Sesungguhnya orang yang paling takut kepada Allah adalah para ulama" [pencipta: 28]
Takut disini bukan berarti sebagaimana jika seseorang takut dengan musuh, kemudian dia menjauh dan berlari menghindari musuh tersebut. Akan tetapi takut kepada Allah disini adalah takut melanggar perintah-perintah Allah, takut terjerumus dalam maksiat kepada Allah, sehingga takut di sini adalah dalam bingkai ketaatan kepada Allah. Dari situ kita juga bisa mengambil beberapa kesimpulan tentang ayat di atas, diantaranya:

Jumat, 23 Desember 2011

Silsilah Keutamaan Ilmu


 Keutamaan menuntut ilmu (1)

 Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya dan memohon bantuan dan pengampunan-Nya dan kami mencari perlindungan Allah dari kejahatan diri kita dan dari perbuatan buruk kita
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak di sembah selain Allah semata, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.
 
Pada artikel ini saya berbicara tentang keutamaan ilmu dan penuntut ilmu:

Kamis, 22 Desember 2011

Dahsyatnya Silaturahmi dari Dunia sampai aherat


Dahsyatnya  Silaturahmi dari Dunia sampai aherat

Makna silaturahim
Silaturahmi atau shilatul ukhuwah ???
“Yuk... Kita silaturahim ke rumah Nadia teman SMU kita dulu, dia lagi syukuran acara wisuda lho..!” Ajak tika kepada Salsa. “Nantilah saya lagi repot, nich lagi sibuk persiapan prajabatan besok, silaturahimnya nanti aja yach, kan belum lebaran” sahut Salsa seenaknya sambil merapikan tumpukan kertas di hadapannya.
Itulah ilustrasi sederhana, tentang pengetahuan akan silaturahim sebagian besar saudara kita. Silaturahim Identik dengan lebaran, Silaturahim ditujukan umum untuk semua manusia, teman misalnya, dan juga niat untuk silaturahmi yang kurang sungguh-sungguh.
Alasan-alasan untuk menunda silaturahmi pun beragam, alasan sibuklah, repot, banyak pekerjaan, belum waktunya, lebaran masih lama, dan segudang alasan lainnya yang notabenya adalah alasan yang dibuat-buat, karena kalau kita tau apa itu silaturahmi, bagaimana keutamaannya, dan manfaatnya bagi setiap muslim niscaya mereka akan meluangkan waktu sesibuk apapun dan dalam kondisi apapun untuk menyambung silaturahmi...